
Hosted by risma.s · EN

Kamu cuma perlu percaya bahwa setiap apapun yang terjadi adalah sebaik baiknya takdir yang dikehendaki Tuhan.

Mereka akan tetap menilaimu. Mau kamu sukses ataupun gagal sekalipun. Jadi kenapa ngga sekalian jalanin hidupmu dengan cara kamu sendiri?

Ombaknya pasti ada banget, namanya juga hidup. Kadang pasang, kadang surut, sesekali mungkin badai. Tapi jangan lupa, semua akan berakhir. Jangan karena ada sesuatu yang menurut kamu sulit untuk diterima, jadinya kamu menutup diri untuk kemungkinan kemungkinan lain yang kamu sendiri gapernah tau gimana endingnya. Jadi, stop mikirin ketakutan ketakutan yang bahkan belum tentu terjadi. Toh meskipun nanti ada hal yang ternyata ga sesuai sama espektasi, gapapa kok. Semua akan berakhir.

bukankah terlalu lama jika berharap hidup akan menjadi jauh lebih baik pada kehidupan berikutnya?

Padahal sebenernya, kita gaperlu nunjukin apapun ke siapapapun kok.

Dan Mungkin, beberapa dari mereka juga punya kekhawatiran yang sama, sama sama ngerasa takut. Tapi, terus gimana? Yaudah jalan aja pokonya, it will past. Tuhan menciptakan malam setelah siang. Jadi kehidupanmu yang terlihat gelap itu juga akan terang nantinya. Yang penting jalan aja udah.

Perihal kehilangan, akan kuusahakan untuk membunuh segala rasa kepemilikan.

Meski butuh waktu yang tidak sebentar untuk akhirnya menyadari bahwa yang kumiliki hanyalah diriku. Jadi, kuputuskan untuk menghabiskan banyak waktu bersama diriku sendiri dalam banyak hal. Kalo kata jubi, “taking care of me as I can learning my own hues and roots”

Dan untuk menghadapi berbagai persoalan persoalan didepan sana, juga iring iringan waktu yang menggonggong hampir menghapus batas akhir, berapa harga yang pantas dibayarkan hanya untuk melewati keduanya?

Dan, untuk perjalanan perjalanan selanjutnya.. aku akan berjalan dengan harapan harapan yang memang kugantungkan pada diriku sendiri. Agar nanti, apabila memang ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan ekspektasi, maka kecewaku tidak akan serumit dan sesakit aku menggantungkan harapan harapan itu pada pundak pundak orang lain. Tuhan, aku hanya ingin hidup pada harapan harapan dan mimpi mimpi yang kupikulkan untuk diriku sendiri, dan yang kumintakan padamu. Aku minta ditunjukan bagaimana rasanya menjadi manusia yang harapannya kau kabulkan, yang mimpi mimpinya kau restui.